Susi Air Picture 307 Tri Setyo Wijanarko

Susi Air Dominasi Tender Penerbangan Perintis

Jun 4 • Berita Domestik • 1057 Views • No Comments

PT Asi Pudjiastuti atau lebih dikenal sebagai maskapai Susi Air memenangkan mayoritas tender untuk penerbangan perintis tahun 2013 ini. Susi Air mengalahkan maskapai pemerintah yang merupakan pemain lama untuk penerbangan perintis yaitu Merpati Nusantara Airlines. Merpati menempati peringkat kedua. Maskapai lain yang juga menjadi operator adalah Aviastar, Trigana dan Nusantara Buana Air (NBA).

Pada tahun ini Pemerintah menggelontorkan subsidi penerbangan perintis sebesar Rp 291,187 miliar untuk mengangkut penumpang. Dan Rp 20,919 miliar untuk mengangkut bahan bakar minyak (BBM). Untuk penerbangan perintis penumpang dilakukan di 20 Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di seluruh Indonesia. Yaitu KPA Nagan Raya, Takengon, Gunung Sitoli, Bengkulu, Muara Teweh, Samarinda, Ketapang, Sabu, Mamuju, Toli-Toli, Masamba, Selayar, Ternate, Langgur, Manokwari, Jayapura, Merauke, Nabire, Timika dan Wamena.

Sedangkan KPA untuk penyaluran BBM ada di Gunung Sitoli, Ketapang, Toli-toli, Masamba, Selayar, Langgur, Merauke, Timika dan Wamena.

Dari jumlah itu, Susi Air memenangi tender untuk penumpang di 8 KPA serta 3 KPA kerjasama dengan maskapai lain. Jumlah subsidi yang diterimanya sebesar Rp 153,593 miliar atau 53% dari total subsidi dari Pemerintah. Merpati memenangi tender di 6 KPA dan 1 KPA kerjasama dengan nilai kontrak Rp 77,785 miliar. Disusul Aviastar dengan 2 KPA dan 1 KPA gabungan senilai Rp 33,152 miliar. Kemudian Trigana dengan 1 KPA gabungan senilai Rp 13,617 miliar. Dan terakhir NBA dengan 1 KPA senilai Rp 13.038 miliar.

Untuk KPA BBM, Susi memenangkan tender di 5 KPA dengan nilai Rp 11,797 miliar. Disusul oleh Merpati di 3 KPA dengan nilai Rp 7,134 miliar dan Aviastar di 1 KPA senilai Rp 1,987 miliar.

Mayoritas pelaksanaan penerbangan perintis dilakukan mulai bulan April hingga akhir tahun. Namun demikian ada juga KPA yang sudah menjalankan penerbangan perintis sejak bulan Februari yaitu KPA Selayar dan KPA Wamena.

Menurut Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan, KPA sudah melakukan tender tidak mengikat dan sudah ada hasil pemenang tender pd bulan Januari 2013. “Kontrak belum dapat dilakukan karena anggaran subsidi masih ditanda bintang oleh Kementerian Keuangan. Tanda bintang baru hilang pada akhir bulan Maret sehingga kontrak baru bisa ditandatangani bulan April,” ujarnya.

 

Sumber: Gatot R/Angkasa
Foto: Tri Setyo Wijanarko/PhotoV2.com for Indo-Aviation.com

 

ShareEmail this to someoneShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on LinkedIn0Pin on Pinterest0Share on TumblrDigg this

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

« »